Berdiri sejak tahun 2016, ProSehat hadir sebagai platform layanan kesehatan berbasis digital andalan keluarga Indonesia. Gagasan ini lahir dengan melihat tingginya jumlah kebutuhan pelayanan kesehatan namun terhambat dengan terbatasnya jumlah dokter dan kapasitas rumah sakit. Belum lagi, proses distribusi obat yang diatur oleh undang-undang membuat stok ketersediaan obat menjadi sangat terbatas.

Untuk menjawab tantangan tersebut, ProSehat, startup yang dibentuk oleh dr. Gregorious Bimantoro juga sebagai CEO menghadirkan solusi pelayanan kesehatan berbasis digital (web platform & aplikasi) yang dapat digunakan secara mudah oleh seluruh kalangan masyarakat. Di dalamnya tersedia berbagai macam fasilitas, mulai dari konsultasi dokter online 24 jam, apotek online, vaksinasi ataupun imunisasi langsung dari rumah.

Tingginya angka persaingan industri health tech di masa pandemi COVID-19, mendorong ProSehat untuk lebih adaptif dan inovatif. Sejalan dengan komitmennya untuk bisa memberikan pelayanan kesehatan yang optimal untuk Indonesia, ProSehat berkontribusi dalam penanganan COVID-19 dengan menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan seperti PCR Swab hingga Rapid Test. Oleh karena itu, permintaan layanan melonjak hingga 15x lipat, terutama di momen sebelum musim liburan tiba. Tingginya angka permintaan ini akhirnya juga berdampak pada besarnya traffic yang masuk pada web atau pun aplikasi ProSehat.

Di samping itu, himbauan pemerintah yang mewajibkan vaksinasi COVID-19 juga mendorong ProSehat untuk bisa berkontribusi dalam meningkatkan kekebalan masyarakat. Dalam prosesnya, pelayanan vaksinasi ini membutuhkan sistem database yang mampu mengelola data pasien yang masuk secara cepat, aman dan real time. Terlebih data tersebut nantinya akan diintegrasikan dengan aplikasi “Peduli Lindungi” milik pemerintah.

Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, ProSehat membutuhkan dukungan cloud yang mampu menyediakan infrastruktur dengan performa yang tinggi. Pada awalnya, ProSehat sempat menggunakan cloud provider dari luar negeri. Akan tetapi, services yang diberikan dirasa kurang efisien, terutama dari segi biaya dan support. Di saat kapasitas resources harus ditingkatkan, besaran biaya yang harus dikeluarkan juga sangat tinggi. Terdapat banyak aspek tidak terduga yang akhirnya mempengaruhi besaran jumlah biaya. Belum lagi sistem operasi yang self-services seringkali menghambat tim internal ProSehat untuk melakukan upgrade resources karena tidak adanya dukungan tim support yang bisa memberikan saran atau masukan.

Sebagai penyedia layanan kesehatan, ProSehat termasuk dalam kategori industri bisnis yang berkaitan erat dengan data pribadi pasien ( personal health record) yang sensitif. Sehingga, dibutuhkan infrastruktur yang tidak hanya memiliki performa andal namun juga dapat menjamin perlindungan data para penggunanya. Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, ProSehat memutuskan untuk memperbaiki dan meng- upgrade seluruh infrastruktur yang ada.

Dr. Gregorius menjelaskan, “Kami mencari local partner, penyelenggara cloud kebanyakan dari luar negeri. Tetapi, kami mencari mitra cloud lokal sehingga kita bisa grow dengan lebih baik. Dengan meningkatnya pengguna layanan ProSehat, kami juga sangat mempertimbangkan aspek skalabilitas dan keamanan, salah satunya lokasi Data Center yang terletak di Indonesia.”


Efisiensi Biaya dan Fleksibilitas Infrastruktur menjadi Kebutuhan Penting bagi ProSehat


ProSehat kemudian mempercayakan infrastrukturnya kepada Biznet Gio sebagai cloud lokal terintegrasi yang telah memiliki sertifikat keamanan terlengkap berstandar global, serta lokasi Data Center di Indonesia. Selain dari sisi performa, ProSehat juga membutuhkan partner lokal yang kredibel mengingat ProSehat bekerja sama dengan berbagai klinik, apotek hingga rumah sakit, di mana lokasi pengelolaan personal health record pasien menjadi sangat penting.

Dengan melihat kebutuhan infrastruktur ProSehat, Biznet Gio merekomendasikan layanan NEO Virtual Compute yang dilengkapi dengan fasilitas Multi Availability Zone sehingga mampu mendukung ketersediaan yang tinggi (high availability). Selain itu, NEO Cloud juga memberikan kebebasan bagi setiap pengguna untuk dapat meningkatkan atau menurunkan kapasitas resources sesuai kebutuhan (scalable), dan mudah dalam melakukan monitoring resource.

Selain menawarkan infrastruktur yang fleksibel dengan latensi rendah, layanan NEO Cloud juga memfasilitasi para penggunanya untuk memiliki budget tepat tanpa biaya tak terduga. Menurut dr. Gregorius, skalabilitas juga berbicara tentang cost efficiency. Pada cloud sebelumnya, peningkatan kapasitas resources sangat berdampak pada besaran biaya yang harus dikeluarkan, tanpa adanya pemberitahuan. Ia juga menambahkan, saat akan bermigrasi ke Biznet Gio, seluruh detail biaya sudah dijabarkan di awal pertemuan, sehingga pihaknya merasa aman dan terhindar dari pembengkakan biaya (cost overrun).

“Yang paling dirasakan selama menggunakan layanan Biznet Gio, cost efficiency kami bisa meningkat hingga 30%, walaupun dengan kapasitas resources yang sama dengan cloud provider sebelumnya” tambah dr.Gregorius.

Kini ProSehat mengandalkan Cloud Expert Biznet Gio sepenuhnya untuk mendukung tim IT ProSehat dalam mengelola infrastruktur secara menyeluruh dengan aman dan tepat selama 24 jam. Mulai dari kegiatan monitoring, backup, risk mitigation hingga support yang proaktif, sehingga terhindar dari kesalahan konfigurasi yang dapat menyebabkan downtime. dr Gregorius menjelaskan, pada saat itu ProSehat mencari support yang lebih baik dari layanan Managed Servicesnya, karena tim IT kami harus bekerja di luar jam operasional, maka dibutuhkan tim support yang bisa membantu. Tantangan ini lah yang bisa di jawab oleh Biznet Gio. Tim supportnya selalu bisa membantu tim IT kami kapanpun dengan baik, dibandingkan teman cloud lainnya.

Tidak hanya mendukung dari sisi operasional, customer care Biznet Gio juga berkomitmen untuk memberikan support selama 24 jam penuh dengan respon di bawah 15 menit.

“Kebanyakan cloud itu self-services. Selama ini kita set-up sendiri, jadi pas kita butuh saran apakah harus dinaikkan/diturunkan, kita putuskan sendiri. Di sisi lain, kita butuh banyak ruang diskusi untuk bisa mendapatkan pertimbangan dan masukan. Sampai saat ini, kita selalu berhasil mendapat konsultasi yang baik dari Cloud Expert Biznet Gio.”

Hingga saat ini, ProSehat telah membantu memfasilitasi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara mudah dan telah digunakan oleh lebih dari 100 ribu pengunduh aplikasi dan 95 ribu pengunjung website setiap bulannya. Sebagai platform layanan kesehatan berbasis digital, ProSehat berharap pihaknya dapat terus melakukan pengembangan layanan dengan berfokus pada kebutuhan masyarakat dan menjangkau daerah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal) di seluruh Indonesia, dengan memanfaatkan teknologi Artifical Intelligent (AI) dan Internet of Things (IoT).

Untuk bisa mencapai hal tersebut, ProSehat berharap Biznet Gio dapat hadir sebagai partner yang terus mendukungnya dalam menyediakan infrastruktur cloud andal dengan support yang maksimal. Melalui kerja sama ini, diharapkan kedua belah pihak dapat terus mengoptimalkan pelayanannya dan memberikan services terbaik untuk masyarakat.