news image
news 13 November 2019

Bagi pemilik website, terlebih yang dimanfaatkan untuk menunjang bisnis, keamanan data tentu menjadi hal utama yang harus selalu diperhatikan. Terlebih, proses perpindahan data dari browser ke website menjadi jalur manis bagi para threat actor untuk melancarkan aksinya. Oleh karena itu, penting bagi para programmer untuk meningkatkan sistem keamanan pada website yang mereka miliki. Salah satunya dengan menggunakan SSL atau Secure Socket Layer yang mampu melindungi website dari serangan hacker.


Artikel ini akan membahas secara detail apa itu SSL, bagaimana cara kerjanya, serta apa saja fungsinya bagi website. Sistem keamanan SSL dapat dimiliki dengan membeli sertifikat SSL (SSL Wildcard) pada penyedia layanan hosting, yang bisa menjamin sistem keamanan pada website yang dikelola.


Apa itu SSL?

Secure Socket Layer adalah protokol keamanan internet berbasis enkripsi yang biasa digunakan pada sistem keamanan website. SSL sendiri menjadi standar keamanan website yang bekerja dengan mengenksripsi lalu lintas data pada dari web klien ke web server, atau dari browser ke website. SSL akan menerjemahkan informasi sensitif seperti data pribadi, nomor kartu kredit, hingga kata sandi menjadi kode yang sulit dibaca atau dienkripsi. Pengubahan yang dilakukan protokol SSL ini dapat membuat data pada website.


Browser sendiri saat ini sudah bisa mendeteksi website mana saja yang tidak aman. Browser akan membaca apakah sebuah website menggunakan protokol SSL atau tidak, kemudian akan memberikan informasi kepada pengunjung website bahwa website yang akan mereka kunjungi kurang dilindungi atau kurang aman. Biasanya pada tampilan browser akan memberikan peringatan “Not Secure”. Sebaliknya website yang menggunakan protokol SSL tidak mendapatkan peringatan. Cara lain untuk mengetahui sebuah website sudah menggunakan protokol SSL atau belum adalah memperhatikan URL nya. Pada bagian awal URL, website dengan SSL akan menampilkan HTTPS sedangkan website tanpa SSL akan menampilkan HTTP saja.


Ketika berbicara tentang sistem keamanan data pada internet, selain SSL sering pula dijumpai istilah TLS atau Transport Layer Security. Pada dasarnya, keduanya adalah hal yang sama, namun, teknologi TLS merupakan sistem yang relatif lebih baru jika dibandingkan dari SSL, karena istilah SSL jauh lebih familiar, maka istilah SSL lebih banyak digunakan.


Bagaimana Cara Kerja SSL?

Setelah membahas apa itu SSL, sekarang kita akan bahas bagian yang juga penting, yaitu tentang bagaimana cara kerja SSL.


Untuk memberikan tingkat keamanan data yang tinggi, SSL bekerja dengan cara mengenkripsi seluruh data yang dikirim dari web browser menuju website. Seluruh data dari pengunjung website, aktivitas pengiriman email, hingga transaksi secara online, akan dienkripsi sehingga sulit dibaca dan diterjemahkan oleh hacker. SSL bekerja melalui tiga tahapan; handshake protocol, record protocol, dan alert protocol.


Handshake protocol

Pada tahap ini hubungan antar client dan server atau web browser dan website, mulai dibangun. Client akan membangun koneksi awal melalui akses yang terdapat pada sertifikat SSL.


Record protocol

Setelah client dan server terhubung, seluruh data yang masuk akan langsung terenkripsi oleh sistem. Kemudian server akan melakukan pengecekan dan konfigurasi data. Jika server dinilai aman, maka server akan memberikan public key yang berfungsi untuk mengenkripsi data yang akan dikirim kepada client.


Alert protocol

Pada tahapan ini SSL akan memberikan tanda pada data yang dinilai mencurigakan dan tidak aman. Biasanya, ditandai dengan “Not Secure” pada laman website. Sebaliknya, jika website dinilai aman, maka pengunjung dapat mengakses website yang dimiliki tanpa adanya peringatan apapun.


Fungsi SSL

Selain bekerja dengan cara mengenkripsi data, terdapat banyak keunggulan lain yang dimiliki oleh SSL. Berikut adalah fungsi SSL beserta manfaat dan keunggulannya dalam sebuah website:


1. Meningkatkan Keamanan Website

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tujuan utama dari penggunaan SSL adalah mengenkripsi seluruh informasi sehingga hanya dapat diterjemahkan oleh penerima yang akan dituju. SSL bekerja dengan cara menerjemahkan data menjadi kode yang sulit dibaca, sehingga para threat actor akan semakin sulit melakukan pencurian data pada website.


2. Mencegah Serangan Phising

Sering kali kita temui email phising dalam bentuk iklan ataupun notifikasi yang mengarahkan kita untuk membuka situs lain. Padahal situs tersebut hanya berusaha menjebak pengunjung untuk kemudian diambil dan dicuri seluruh informasi pribadinya. Dengan menggunakan SSL, ancaman serangan phising lebih dapat diantisipasi.


3. Autentikasi

Sertifikat SSL dapat membantu memastikan informasi yang akan dikirim sampai ke tempat tujuan. Dengan begitu, website dapat terhindar dari ancaman keamanan data atau hacker.


4. Efisiensi Biaya

Tidak hanya berfungsi sebagai sistem keamanan data, SSL juga efektif dalam menghemat biaya. Untuk menggunakan SSL, pengguna tidak perlu melakukan instalasi software tambahan. Pengguna hanya perlu mempersiapkan koneksi internet melalui web browser, dengan demikian, pengguna juga tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan serta mempekerjakan tenaga operasional untuk melakukan pemeliharaan dan pengelolaan software.


5. Meningkatkan Ranking SEO

Salah satu faktor yang dapat meningkatkan rank website di Google ialah penggunaan SSL. Algoritma Google disusun sedemikian rupa sehingga situs yang memiliki sertifikat SSL akan mendapat peringkat lebih tinggi di Search Engine Result Pages (SERP).


SSL Memegang Peranan Penting

SSL dapat dikatakan memegang peran penting di dalam sistem keamanan website. Tidak hanya berperan dalam mengenkripsi suatu data, namun SSL juga menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan predikat sebagai website yang “Secure” dari Google. Sekarang, Anda tentu sudah mengetahui apa itu SSL serta berbagai benefit yang diperoleh dengan mengimplementasikan protokol keamanan ini. Saatnya untuk mulai menempatkan SSL ke dalam daftar prioritas Anda.


Salah satu syarat untuk bisa mendapatkan protokol SSL adalah dengan mencari layanan hosting yang menyediakan fitur SSL. Nah! Salah satu penyedia layanan hosting yang menyediakan fitur SSL adalah NEO WEB dari Biznet Gio.


NEO WEB menyediakan 2 jenis layanan hosting yaitu NEO Dedicated Hosting + Plesk dan juga NEO Web Hosting. Kedua layanan tersebut sudah dilengkapi dengan gratis domain & SSL, bandwidth up to 10 Gbps, dan juga gratis migrasi. Soal harga Anda juga tidak perlu cemas, NEO WEB bisa Anda dapatkan dengan biaya terjangkau mulai dari 20 ribuan.


Seluruh layanan NEO WEB telah dilengkapi dengan standar keamanan terlengkap berstandar internasional seperti SOC 2 Type II, PCI-DSS dan ISO 27001. Tingkatkan engagement website Anda dengan fitur terlengkap dari NEO WEB. Untuk info lebih lanjut, kunjungi portal Biznet Gio atau hubungi tim suport 24 jam kami di sini.