Mengelola website atau aplikasi web tidak lepas dari PHP. Baik menggunakan WordPress, Laravel, CodeIgniter, atau CMS lainnya, versi PHP yang kamu jalankan sangat mempengaruhi performa, keamanan, dan kompatibilitas website.
Karena itu, mengetahui cara cek versi PHP adalah langkah penting, terutama saat melakukan troubleshooting, upgrade server, atau memasang plugin baru.
Di tahun 2026, PHP telah berkembang dengan cepat dan dukungan terhadap versi lama banyak yang berakhir.
Artikel ini membahas 5 cara cek versi PHP terbaru, mulai dari CMD, XAMPP, cPanel, hingga dashboard WordPress. Juga tersedia tabel status dukungan versi PHP tahun 2026 agar kamu lebih mudah menentukan versi mana yang layak jadi pilihan. Semua panduan tertulis lengkap, detail, dan bisa langsung jadi bahan praktik!
Kenapa Cek Versi PHP Penting?
Mengetahui versi PHP bukan pekerjaan teknis semata. Ada alasan mendasar kenapa langkah ini wajib untuk setiap pemilik website, developer, bahkan admin hosting.
1. Untuk Memastikan Kompatibilitas Website dan Aplikasi
Setiap aplikasi web memiliki kebutuhan minimum PHP agar bisa berjalan stabil. Misalnya WordPress versi terbaru membutuhkan PHP 8.0 ke atas, Laravel membutuhkan PHP 8.2, dan plugin-plugin e-commerce biasanya punya syarat khusus. Jika server menjalankan PHP lama, aplikasi bisa gagal berjalan, tampil error, atau bahkan menolak instalasi plugin. Dengan mengetahui versi PHP, kamu bisa memastikan semua komponen bekerja optimal tanpa risiko crash mendadak.
2. Untuk Mencegah Error dan Gangguan Tak Terduga
Salah satu penyebab error โCall to undefined functionโฆโ atau tampilan blank putih adalah versi PHP yang tidak mendukung fitur tertentu. PHP versi lama tidak lagi menyediakan beberapa fungsi modern, sehingga script modern tidak bisa berjalan. Mengecek versi PHP sejak awal menghindarkan kamu dari error mendadak yang penyebabnya sukar terlacak.
3. Untuk Mempermudah Proses Debugging dan Pengembangan
Saat mengembangkan aplikasi, developer biasanya perlu tahu fitur apa saja yang tersedia di versi PHP tertentu. Misalnya, fitur union types, named arguments, enum, dan readonly property hanya tersedia di versi baru. Dengan mengetahui versi PHP, developer bisa menyesuaikan coding style, memilih library yang kompatibel, dan memastikan aplikasi berjalan tanpa hambatan.
Mengapa Penting Pakai Versi PHP Terbaru?
PHP versi terbaru bukan hanya lebih cepat, tetapi juga lebih aman, lebih efisien, dan mendukung fitur modern yang dibutuhkan aplikasi saat ini. Menjalankan PHP lama sangat berisiko untuk performa dan keamanan website.
1. Versi Terbaru Memberikan Peningkatan Performa Yang Signifikan
Mulai PHP 8.0 ke atas, mesin PHP mengalami lompatan performa besar. Dengan hadirnya JIT Compiler dan optimasi internal, eksekusi kode menjadi lebih cepat hingga puluhan persen.
Hal ini berdampak langsung pada kestabilan website, pengurangan waktu loading, dan efisiensi pemakaian CPU. Website besar seperti toko online, portal berita, atau membership site akan merasakan manfaat ini secara nyata.
2. Keamanan Lebih Terjamin Karena Masih Mendapat Patch
PHP versi lama yang sudah mencapai End of Life tidak lagi menerima update keamanan. Artinya, semua celah keamanan yang ditemukan setelahnya tidak akan diperbaiki. Website yang berjalan di versi lama sangat rentan diretas, terkena malware, atau disusupi script berbahaya. Dengan menggunakan versi baru, kamu memastikan website selalu mendapat perlindungan terbaru.
3. Mendukung Fitur Modern Framework dan CMS
Framework modern seperti Laravel, Symfony, dan CMS seperti WordPress memanfaatkan fitur baru PHP untuk meningkatkan performa dan keamanan. Versi lama tidak bisa menjalankan fitur tersebut sehingga membatasi kemampuan aplikasi. Menggunakan versi terbaru memberi akses ke teknologi modern yang membuat aplikasi lebih stabil dan efisien.
Cara Cek Versi PHP di CMD/Terminal
Jika kamu install PHP secara manual atau menggunakannya untuk pengembangan aplikasi di komputer, pengecekan versi via CMD adalah cara paling dasar dan akurat.
1. Cek Versi PHP di Windows CMD
Di Windows, pengecekan dapat dilakukan langsung melalui Command Prompt. Caranya adalah membuka CMD dan mengetikkan perintah php -v. Jika konfigurasi PATH sudah benar, maka versi PHP akan muncul lengkap dengan detail build, konfigurasi thread safety, dan ekstensi default.
Namun jika muncul pesan bahwa โphp is not recognizedโ, berarti PHP belum masuk PATH dan perlu dikonfigurasi dulu. Cara ini sangat penting bagi developer agar bisa memastikan aplikasi lokal berjalan menggunakan versi PHP yang tepat.
2. Cek Versi PHP di macOS / Linux Terminal
Di macOS dan Linux, perintahnya tetap sama yaitu php -v. Namun biasanya terdapat lebih dari satu versi PHP jika menggunakan Homebrew, apt, atau multiple environment.
Terminal akan menunjukkan versi default yang digunakan untuk CLI. Informasi ini sangat penting ketika kamu bekerja dalam environment yang membutuhkan PHP versi tertentu atau ketika menjalankan perintah composer yang sensitif terhadap versi PHP.
Cek Versi PHP di XAMPP
XAMPP adalah tool paling populer untuk pengembangan lokal. Mengecek versi PHP di XAMPP sangat mudah dan bisa dilakukan melalui shell atau menggunakan file phpinfo.
1. Cek Versi PHP Melalui XAMPP Shell
XAMPP memiliki tombol Shell di control panel yang membuka command prompt yang langsung tersambung ke PHP bawaan XAMPP. Dengan mengetikkan php -v, kamu bisa melihat versi PHP yang digunakan XAMPP.
Metode ini sangat berguna terutama bagi pemula yang tidak ingin repot mengatur PATH secara manual karena XAMPP sudah melakukannya secara otomatis.
2. Cek Versi PHP Melalui Browser Dengan phpinfo()
Cara kedua adalah membuat file bernama phpinfo.php di folder htdocs. Setelah mengisinya dengan kode <?php phpinfo(); ?> dan membuka file tersebut melalui browser, kamu akan melihat seluruh informasi konfigurasi PHP.
Halaman phpinfo() juga menampilkan modul aktif, konfigurasi memory limit, max execution time, serta informasi server Apache. Cara ini sangat informatif dan sering digunakan ketika ingin mendeteksi masalah pada environment.
Cara Mengetahui Versi PHP di cPanel Hosting
Pengguna hosting biasanya mengelola website melalui cPanel, dan pengecekan versi PHP di sana mudah dilakukan.
1. Cek Melalui Menu Select PHP Version
cPanel menyediakan menu bernama Select PHP Version atau MultiPHP Manager yang menampilkan versi PHP yang digunakan tiap domain. Di halaman ini kamu bisa melihat apakah websitemu menggunakan PHP default server atau versi khusus.
Kamu juga bisa mengganti versi PHP dengan satu klik dan menyesuaikannya dengan kebutuhan aplikasi. Fitur ini sangat membantu ketika ingin upgrade PHP tanpa memindahkan server.
2. Cek Melalui phpinfo() di File Manager
Jika butuh informasi lebih detail, kamu bisa membuat file phpinfo.php di public_html lalu mengaksesnya melalui browser.
Cara ini menampilkan versi PHP lengkap dengan konfigurasi php.ini yang sedang digunakan server. Hal ini sangat penting untuk memastikan setting seperti upload_max_filesize atau memory_limit sudah sesuai dengan kebutuhan website.
Cek Versi PHP Melalui Dashboard WordPress
WordPress menyediakan fitur Site Health yang bisa digunakan untuk melihat versi PHP tanpa akses cPanel. Dengan masuk ke menu Tools โ Site Health โ Info, kamu bisa melihat bagian Server yang menampilkan versi PHP, web server, memory limit, dan konfigurasi lainnya.
Informasi ini sangat membantu terutama bagi pengguna WordPress yang ingin memastikan plugin dan tema kompatibel.
Tabel Status Dukungan Versi PHP (2026 Update)
Berikut update status versi PHP di tahun 2026, agar kamu tahu mana yang aman, mana yang sebaiknya dihindari:
| Versi PHP | Status | Keterangan |
| 8.0 | EOL | Tidak aman, tidak ada patch keamanan |
| 8.1 | Security Fix | Masih dapat patch terbatas hingga akhir 2026 |
| 8.2 | Supported | Versi stabil & direkomendasikan |
| 8.3 | Supported | Performa lebih cepat & fitur modern |
| 8.4 | Supported | Versi terbaru dan sangat optimal |
| 7.x | EOL | Sangat tidak direkomendasikan |
| 5.x | EOL | Tidak boleh dipakai untuk website produksi |
Cek Versi PHP Penting untuk Performa & Keamanan Website
Melakukan pengecekan versi PHP adalah langkah sederhana tetapi sangat menentukan kesehatan website. Dengan mengetahui versi PHP yang digunakan, kamu bisa memastikan kompatibilitas plugin, menghindari error yang tidak perlu, serta menjaga website tetap aman dari eksploitasi yang sering menyerang versi PHP lama.
Tahun 2026 membawa standar yang lebih tinggi untuk performa dan keamanan, sehingga memastikan server menggunakan PHP versi terbaru adalah keputusan terbaik untuk jangka panjang.
Berbagai metode pengecekan, mulai dari CMD, XAMPP, cPanel, hingga dashboard WordPress, memberikan fleksibilitas untuk semua pengguna, baik pemula maupun developer.
Mengelola versi PHP juga akan jauh lebih mudah jika menggunakan hosting yang stabil dan user-friendly. Hosting cPanel memberikan keleluasaan penuh untuk mengganti versi PHP sesuai kebutuhan, mengaktifkan modul tertentu, hingga mengoptimalkan performa tanpa konfigurasi teknis yang rumit. Berikut keunggulan hosting cPanel murah dari Biznet Gio:
- Ultra-Fast Enterprise SSD : Menyediakan kecepatan bacaโtulis tinggi agar website tetap cepat dan stabil.
- Daily Backup for Total Safety : Backup otomatis setiap hari untuk menjaga data tetap aman.
- Unlimited Resources : Memberikan keleluasaan penggunaan resource tanpa batasan ketat.
- Full SSD Anti Lemot : Seluruh sistem berjalan di SSD sehingga performa tetap cepat meski traffic naik.
- Subdomain Tanpa Batas : Bebas membuat banyak subdomain untuk berbagai kebutuhan proyek.
- Website Tak Terbatas : Bisa meng-host banyak website dalam satu akun (mulai paket Medium).
- Unlimited Data Transfer : Trafik besar tetap aman tanpa batasan bandwidth.
- Unlimited Database : Bebas membuat banyak database untuk semua jenis aplikasi.
- Langganan Jangka Panjang Hemat : Durasi lebih lama memberikan diskon lebih besar dan lebih hemat.
Table of Contents




