Mengatur tampilan teks adalah salah satu hal paling dasar sekaligus paling penting dalam membuat website. Mulai dari font HTML, warna, ukuran, ketebalan, sampai jenis font-nya, semuanya akan menentukan bagaimana pengguna membaca dan merasakan kontenmu.

Buat pemula, biasanya perubahan yang terlihat simpel seperti โ€œcara mengganti font HTMLโ€ atau โ€œcara mengganti warna textโ€ justru bisa bikin bingung karena banyaknya properti yang tersedia di HTML dan CSS. Apalagi kalau masih menemukan tutorial lama yang memakai tag <font>, padahal tag itu sekarang sudah tidak digunakan lagi.Supaya lebih mudah, panduan lengkap ini akan membahas seluruh cara mengatur teks menggunakan HTML & CSS, mulai dari font color HTML, font size HTML, font bold HTML, font style HTML, sampai memilih jenis font HTML dan rekomendasi font untuk HTML.

Mengapa Tag <font> Tidak Boleh Digunakan Lagi?

Sebelum mempelajari cara-mengatur font menggunakan CSS, penting untuk memahami dulu alasan tag <font> sudah ditinggalkan. Banyak pemula sering bingung kenapa tag ini salah, padahal terlihat lebih sederhana.

Padahal, ada alasan kuat di balik perubahan ini, terutama agar kode website tetap rapi, efisien, dan mudah untuk pembaharuannya.

Tag <font> Mencampur Aduk Tampilan dan Struktur

HTML seharusnya hanya mengatur struktur konten, bukan tampilan visualnya. Ketika <font> digunakan untuk mengatur warna, ukuran, atau jenis huruf, konten dan tampilan bercampur dalam satu file. Akibatnya, file HTML menjadi panjang dan sulit dalam hal merawatnya.

Jika sebuah website memiliki puluhan paragraf, dan kamu ingin mengubah warna keseluruhan teks, kamu harus mengubah satu per satu tag <font>. Bayangkan betapa melelahkannya mengedit puluhan bahkan ratusan tag hanya untuk mengganti satu warna saja.

Tidak Efisien untuk Pengembangan Website

Ketika website bertambah besar, kebutuhan untuk mengatur tampilan secara konsisten makin penting. CSS memungkinkanmu mengubah tampilan seluruh website cukup dengan satu baris kode. 

Namun dengan <font>, setiap perubahan harus dilakukan manual. Ini membuat proses pengembangan lambat dan tidak terstruktur. Karena itu, CSS menjadi solusi agar tampilan bisa berubah dengan cepat tanpa harus mengedit banyak bagian sekaligus.

Tidak Bisa Menyesuaikan Kebutuhan Responsif

Website kini harus tampil baik di berbagai perangkat, termasuk laptop, tablet, dan ponsel. Tetapi <font> tidak memiliki kemampuan yang fleksibel untuk menyesuaikan tampilan berdasarkan ukuran layar. 

Sebaliknya, CSS mendukung ukuran dinamis dan media query, sehingga font bisa menyesuaikan tampilan halaman dengan lebih baik. Keterbatasan <font> membuatnya tidak mampu memenuhi kebutuhan desain masa kini.

Cara Mengganti Warna Font (Font Color HTML)

Warna teks adalah elemen penting dalam menyampaikan informasi. Teks yang kontras memudahkan pembaca, sementara warna yang salah dapat membuat halaman terasa berat ketika membacanya. CSS menyediakan beberapa cara untuk mengatur warna dengan sangat fleksibel.

Menggunakan Inline Style untuk Perubahan Cepat

Inline style cocok untuk perubahan kecil yang tidak berulang. Kamu bisa menuliskan langsung pada elemen: <p style=”color: red;”>Teks berwarna merah</p>. Meskipun cara ini mudah, inline style tidak cocok untuk proyek besar karena memerlukan pengeditan ulang di setiap elemen yang ingin kamu ubah. Jika suatu saat kamu perlu mengganti warna keseluruhan paragraf, kamu harus mencari dan mengubah semuanya satu per satu.

Menggunakan Internal CSS Agar Lebih Terstruktur

Internal CSS memungkinkan kamu menaruh pengaturan warna di bagian <style>. Misalnya kamu membuat class .merah lalu memberikan property color: red;. 

Ketika kamu menerapkan class ini ke elemen HTML, maka seluruh teks akan otomatis mengikuti warna yang sama. Ini jauh lebih efisien karena pengaturan warna cukup kamu lakukan satu kali saja.

Menggunakan Format Warna seperti HEX, RGB, dan RGBA

Warna bisa kamu tentukan dengan berbagai format. Nama warna seperti red atau blue memang mudah, tetapi jumlahnya terbatas. Format HEX seperti #ff0000 memungkinkan jutaan pilihan warna.ย 

Untuk komposisi warna yang lebih presisi, kamu dapat menggunakan RGB seperti rgb(255, 0, 0). Jika ingin menambah transparansi, format RGBA seperti rgba(255, 0, 0, 0.6) memberikan tampilan lebih lembut. Format-format ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas font color HTML agar lebih variatif.

Cara Mengatur Ukuran Font (Font Size HTML)

Mengatur ukuran tulisan sangat penting agar mudah untuk membaca teks. Ukuran yang terlalu kecil membuat mata cepat lelah, sedangkan ukuran terlalu besar membuat tampilan tidak seimbang.

Menggunakan Satuan Piksel 

Satuan piksel (px) adalah yang paling mudah orang pahami. Misalnya font-size: 16px; artinya ukuran selalu 16 piksel.ย 

Cocok kalau kamu ingin tampilan konsisten tanpa mengikuti elemen lain. Namun ukuran tetap seperti ini kurang fleksibel untuk tampilan yang perlu menyesuaikan layar pengguna.

Menggunakan EM agar Proporsional

em adalah satuan relatif yang mengikuti ukuran font pada elemen induk. Jika induk memiliki ukuran 16px dan kamu menulis font-size: 1.5em, maka teks menjadi 24px. 

Satuan ini membuat tampilan lebih hidup dan mengikuti gaya element parent. Cocok untuk komponen yang perlu skalasi otomatis tanpa pengaturan ulang.

Menggunakan REM untuk Konsistensi di Seluruh Halaman

rem mengikuti ukuran dasar pada elemen <html>. Misalnya ukuran dasar 16px dan kamu menulis font-size: 1.25rem, ukuran akan menjadi 20px di mana pun tempatnya.ย 

Dengan rem, kamu bisa memastikan semua ukuran mengikuti standar yang kamu tetapkan di awal, sehingga seluruh halaman terasa seragam dan nyaman ketika kamu lihat Teknik ini banyak digunakan pada desain yang ingin menjaga ritme visual.

Cara Mengatur Gaya dan Ketebalan (Bold & Style)

Gaya tulisan sangat penting untuk memberikan penekanan, menunjukkan makna, atau memperbaiki struktur visual. CSS menyediakan berbagai cara untuk mengatur font style HTML, termasuk membuat teks tebal, miring, atau variasi lainnya.

Mengatur Ketebalan Teks dengan Font-Weight

Jika kamu ingin membuat tulisan menonjol, properti font-weight berguna untuk mengatur ketebalan. Nilainya bisa berupa kata seperti bold, atau angka seperti 300 (tipis), 500 (normal), hingga 900 (sangat tebal).ย 

Penggunaan angka membuat kamu punya lebih banyak variasi ketebalan dibandingkan elemen HTML <b>, yang hanya menghasilkan satu gaya yang sama.

Mengatur Tulisan Miring dengan Font-Style

Ketika kamu ingin memberikan aksen khusus, misalnya untuk istilah asing atau penekanan ringan, kamu dapat menggunakan font-style: italic;. 

Pemakaian CSS jauh lebih fleksibel karena kamu bisa menerapkan gaya miring hanya pada elemen tertentu dengan class khusus, tanpa harus mengedit banyak elemen sekaligus.

Menggabungkan Beberapa Style

CSS memungkinkan kamu menggabungkan ketebalan, kemiringan, dan ukuran sekaligus. Contohnya: tulisan judul bisa dibuat lebih besar sambil dibuat tebal, sedangkan subjudul dibuat sedikit lebih tipis dengan gaya italic. 

Fleksibilitas ini sangat penting dalam membuat hierarki visual yang memandu mata pembaca dari elemen terpenting ke elemen berikutnya.

Memilih Jenis Font (Font Family) & Font HTML Keren

Pemilihan jenis font HTML sangat menentukan karakter sebuah website. Font bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal identitas dan keterbacaan. Kamu bisa memilih font HTML keren yang formal, santai, atau minimalis tergantung kebutuhan halaman.

Memahami Kategori Font: Serif, Sans-Serif, dan Monospace

Serif memiliki garis kecil pada ujung hurufnya dan biasanya memberi kesan elegan. Sans-serif terlihat lebih bersih dan sederhana sehingga banyak dipakai pada tampilan yang fokus pada keterbacaan. 

Monospace sering digunakan untuk kode atau tampilan teknis karena setiap hurufnya memiliki lebar yang sama. Memahami karakter masing-masing membantu kamu memilih jenis font HTML yang paling cocok.

Menggunakan Google Fonts 

Google Fonts menyediakan ribuan font gratis yang bisa digunakan untuk website. Kamu hanya perlu menambahkan link di bagian <head> lalu memanggil font-family pada CSS. 

Karena koleksinya sangat banyak, kamu bisa menemukan berbagai gaya mulai dari minimalis, playful, klasik, hingga futuristik. Pemakaian Google Fonts membantu website tampil lebih profesional tanpa membuat file HTML menjadi berat.

Mengatur Fallback Font agar Teks Tetap Terbaca

Ketika kamu menggunakan font khusus, penting untuk menyediakan fallback font. Misalnya kamu menulis: font-family: ‘Poppins’, Arial, sans-serif; Jika font utama gagal dimuat, browser otomatis memakai font berikutnya. Fallback menjaga tampilan tetap stabil dan memastikan pengunjung tetap dapat membaca teks tanpa masalah.

Tabel Cheat Sheet Kode Font HTML

Berikut ringkasan kode dasar HTML dan CSS untuk mengatur warna, ukuran, ketebalan, dan jenis font. Tabel ini bisa langsung dipakai saat styling teks.

PengaturanKode / PropertiContohPenjelasan
Warna Tekscolorcolor: #ff0000;Mengubah warna tulisan memakai nama warna, HEX, RGB, atau HSL.
Ukuran Teksfont-sizefont-size: 16px;Mengatur besar kecilnya tulisan menggunakan px, rem, em, atau %.
Ketebalanfont-weightfont-weight: 700;Membuat teks lebih tebal atau lebih tipis. Nilai umum: 400 (normal), 700 (bold).
Gaya Tulisanfont-stylefont-style: italic;Mengubah gaya huruf menjadi miring atau normal.
Jenis Huruffont-familyfont-family: ‘Roboto’, sans-serif;Mengatur font utama yang ingin digunakan, misalnya serif, sans-serif, atau Google Fonts.
Jarak Antar Hurufletter-spacingletter-spacing: 1px;Mengatur renggang atau rapatnya jarak antar huruf.
Jarak Antar Barisline-heightline-height: 1.5;Mengatur kenyamanan baca dengan memberi ruang antar baris.
Transformasi Huruftext-transformtext-transform: uppercase;Mengubah teks jadi kapital semua, kapital di awal kata, atau lowercase.
Dekorasi Tekstext-decorationtext-decoration: underline;Menambah underline, line-through, atau menghilangkan dekorasi.
Perataan Tekstext-aligntext-align: center;Mengatur teks rata kiri, tengah, kanan, atau justify.

Pengaturan Font HTML & Kebutuhan Website

Mengatur tampilan teks adalah langkah penting agar website yang nyaman dibaca dan enak dilihat. Pemilihan warna yang tepat, ukuran teks yang seimbang, gaya seperti bold dan italic, serta jenis font HTML yang sesuai sangat mempengaruhi hasil visual halaman. 

Pemahaman dasar mengenai font color HTML, font size HTML, font bold HTML, font style HTML, hingga cara mengganti font HTML dengan CSS membantu menjaga konsistensi tampilan sekaligus membuat informasi lebih mudah dipahami. Typography yang tertata rapi bukan hanya soal estetika, tetapi juga tentang cara menyampaikan pesan dengan lebih efektif.

Setelah tampilan teks tertata, performa website turut menentukan kenyamanan pengunjung. Hosting murah Indonesia menyediakan pondasi yang stabil untuk menjalankan website dengan cepat dan aman, tanpa biaya tinggi.

  1. Ultra-Fast Enterprise SSD : Penyimpanan SSD meningkatkan kecepatan loading halaman secara signifikan, membuat seluruh proses baca-tulis data lebih responsif dan efisien.
  2. Daily Backup : Sistem backup otomatis setiap hari memastikan semua file dan database tetap aman. Jika terjadi kesalahan, data dapat dipulihkan tanpa kerumitan.
  3. Unlimited Resources : Kapasitas yang tidak dibatasi memberi ruang untuk menjalankan berbagai jenis website, layanan, dan fitur tambahan dalam satu akun hosting.
  4. Unlimited Database : Dukungan database tanpa batas memungkinkan penggunaan banyak aplikasi sekaligus, mulai dari CMS, sistem reservasi, hingga portal informasi.
  5. Unlimited Email Account : Setiap anggota tim dapat memiliki email profesional sesuai domain tanpa batasan jumlah, mendukung komunikasi yang lebih rapi dan terstruktur.
  6. cPanel Simpel : Antarmuka cPanel mempermudah pengelolaan file, domain, database, hingga SSL melalui panel yang familiar dan mudah digunakan.
  7. Unlimited Website & Subdomain : Satu akun hosting dapat menampung banyak website dan subdomain sekaligus, ideal untuk berbagai proyek dalam satu tempat.
  8. High Performance SSD : Seluruh server berbasis SSD memberikan performa stabil meski trafik meningkat, sehingga akses halaman tetap cepat.
  9. Uptime 99,9% : Layanan dipantau 24/7 untuk memastikan website tetap online hampir sepanjang waktu, menghindari gangguan yang dapat merugikan pengunjung maupun pemilik website.

Butuh hosting yang gak nyusahin? Hemat, unlimited, dan CS responsive 24/7