Menentukan Panel Kontrol yang Tepat untuk Anda

Bagi Anda yang ingin membangun website di tingkat awam, panel kontrol (control panel) menawarkan kemudahan dan kesederhanaan demi membantu kalian membuat dan mengelolanya. Dengan antarmuka grafis yang menjadikan konfigurasi lebih mudah, panel kontrol seperti Plesk atau cPanel mampu memangkas banyak waktu dan kerumitan dalam membangun website. Berbeda dengan bagaimana para programmer/developer dalam membangun website, menggunakan panel kontrol tidak membutuhkan keahlian teknis pemrograman yang kompleks.

Panel kontrol menjadi favorit para pengguna di industri bisnis yang bergerak dinamis dan cepat, kebutuhan membangun website dan aplikasi secara ringkas menjadi daya tariknya. Sebut saja para agensi digital/pemasaran, freelance developer, para professional, hingga mahasiswa, mengandalkan panel kontrol sebagai tools untuk membangun website.

Lalu, panel kontrol apa yang tepat untuk Anda?

Sebelum menjawabnya, pahami dulu tiga panel kontrol populer sebagai perbandingan yakni Plesk, WHM/cPanel, dan DirectAdmin.

Secara singkat, ketiganya bisa diinstal di atas mayoritas sistem operasi berbasis Linux, namun hanya Plesk yang telah mendukung Windows Server. Dan menariknya, cPanel dan DirectAdmin membutuhkan ruang penyimpanan sebesar 20GB, sementara Plesk hanya 10GB saja. Berikut tabel spesifikasi Plesk, WHM/cPanel, dan DirectAdmin:


Backend Plesk mendukung bahasa pemrograman yang cukup populer digunakan para developer yakni PHP, Ruby, JavaScript frameworks, Perl, Python. Sementara Plesk di Windows Server sudah mendukung bahasa pemrograman C, C++, ASP, dan .NET.

Seperti kebanyakan panel kontrol lain, layanan Plesk dan cPanel juga lengkap untuk membangun server DNS, email, FTP, database, IPv6, dan mendukung multi-server. Di antara perbandingan ketiga ini, hanya DirectAdmin yang tidak mendukung multi-server.

Proses instalasinya pun menjadi nilai yang sangat penting. Plesk menjadi layanan dalam waktu instalasi paling singkat jika dibandingkan kedua lainnya.


Berbeda dengan kompetitornya, Plesk memiliki pilihan ekstensi yang beragam dan sangat signifikan manfaatnya seperti Wordpress Toolkit, KernelCare, Kolab, dan masih banyak lainnya.

Bisa dibilang Plesk menjadi jawaban yang relevan untuk kebutuhan industri sekarang ini dengan segudang fitur dan tampilan antarmuka yang sangat menawan.