cara-menjadi-cloud-engineer

Kini, 94% organisasi besar telah mengadopsi teknologi cloud (Sumber: RightScale), fakta ini menunjukkan bahwa cloud computing sudah menjadi fondasi utama dalam operasional bisnis modern. Dengan adopsi yang terus meningkat, kebutuhan akan talenta profesional di bidang ini pun semakin tinggi. Kondisi tersebut membuat banyak orang tertarik mencari tahu bagaimana cara menjadi cloud engineer, yaitu profesi yang memiliki peran penting dalam membangun, mengelola, dan mengamankan infrastruktur cloud perusahaan.

Peluang karier sebagai cloud engineer tergolong sangat menjanjikan, baik dari sisi permintaan pasar maupun jenjang pengembangan karier jangka panjang. Namun, untuk bisa terjun ke bidang ini kamu butuh kombinasi antara pemahaman teknis, pengalaman praktik, serta penguasaan tools dan platform cloud yang relevan. Melalui artikel ini, kamu akan mempelajari langkah-langkah awal hingga strategi pengembangan skill yang dapat membantumu memulai perjalanan sebagai cloud engineer, simak terus!

Apa Itu Cloud Engineer?

cara-menjadi-cloud-engineer

Cloud engineer adalah profesional yang bertanggung jawab dalam merancang, mengelola, mengoptimalkan, dan mengamankan infrastruktur berbasis cloud. Peran ini menjadi sangat penting seiring banyaknya perusahaan yang beralih dari sistem on-premise ke layanan cloud untuk mendukung operasional bisnis yang lebih fleksibel dan efisien. Cloud engineer bekerja dengan berbagai platform cloud seperti Biznet Gio Cloud, Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, dan Google Cloud Platform (GCP). 

Tidak hanya berfokus pada pengelolaan server, cloud engineer juga terlibat dalam automasi sistem, pengaturan jaringan, keamanan data, serta memastikan infrastruktur cloud dapat diskalakan sesuai kebutuhan bisnis. Dengan tanggung jawab tersebut, tak heran banyak yang membutuhkan cloud engineer dan memiliki prospek karier yang sangat menjanjikan.

Apa Tugas Cloud Engineer?

cara-menjadi-cloud-engineer

Secara umum, tugas cloud engineer mencakup berbagai aspek teknis dan strategis yang berkaitan dengan operasional cloud, seperti:

  1. Merancang Arsitektur Infrastruktur Cloud

Cloud engineer bertanggung jawab merancang arsitektur cloud yang stabil dan scalable, mulai dari pemilihan layanan, konfigurasi jaringan, hingga penentuan storage dan compute resource sesuai kebutuhan aplikasi.

  1. Melakukan Deployment dan Automasi Sistem

Cloud engineer melakukan deployment aplikasi ke cloud serta membangun proses automasi menggunakan tools seperti CI/CD, Infrastructure as Code (IaC), atau scripting agar pengelolaan sistem lebih efisien dan minim kesalahan manual.

  1. Mengelola Server, Storage, dan Jaringan

Tugas ini mencakup pengelolaan virtual machine, container, database, load balancer, serta jaringan cloud agar sistem dapat berjalan optimal dan terintegrasi dengan baik.

  1. Monitoring, Troubleshooting, dan Maintenance

Cloud engineer memantau performa sistem secara real-time, menganalisis log, serta melakukan troubleshooting ketika terjadi gangguan untuk memastikan layanan tetap tersedia dan andal.

  1. Menjaga Keamanan Infrastruktur Cloud

Keamanan menjadi tanggung jawab penting, termasuk pengaturan akses (IAM), enkripsi data, firewall, backup, serta mitigasi potensi ancaman dan serangan siber.

  1. Optimasi Biaya dan Performa Cloud

Cloud engineer menganalisis penggunaan resource cloud untuk menghindari pemborosan biaya sekaligus memastikan performa sistem tetap optimal.

  1. Melakukan Backup dan Disaster Recovery

Tugas cloud engineer selanjutnya adalah menyusun strategi backup serta disaster recovery plan agar data dan sistem dapat segera pulih ketika terjadi kegagalan atau insiden besar.

  1. Kolaborasi dengan Tim Developer dan IT Lainnya

Cloud engineer bekerja sama dengan tim developer, DevOps, dan security untuk memastikan aplikasi dapat berjalan dengan lancar dari sisi infrastruktur dan deployment.

  1. Mengikuti Perkembangan Teknologi Cloud

Karena teknologi cloud terus berkembang, cloud engineer juga memiliki tanggung jawab untuk selalu memperbarui pengetahuan terkait layanan baru, best practice, serta tren industri cloud computing.

Seperti Apa Contoh Hasil Kerja Cloud Engineer?

cara-menjadi-cloud-engineer

Salah satu contoh paling populer adalah Netflix. Platform streaming ini melayani jutaan pengguna secara bersamaan di berbagai negara dengan kebutuhan bandwidth dan performa yang sangat tinggi. Di balik kelancaran layanan tersebut, cloud engineer berperan dalam merancang arsitektur cloud yang mampu melakukan auto-scaling, sehingga sistem dapat menyesuaikan kapasitas server secara otomatis saat jumlah pengguna meningkat. 

Cloud engineer di Netflix juga memastikan sistem tetap berjalan meskipun terjadi gangguan pada salah satu server atau region cloud. Mereka membangun mekanisme redundansi, load balancing, dan disaster recovery agar layanan tetap tersedia tanpa downtime signifikan.

Selain itu, penting juga melakukan monitoring performa secara real-time untuk mendeteksi potensi masalah sebelum berdampak ke pengguna. Contoh lainnya, cloud engineer juga berkontribusi dalam optimasi biaya operasional. Dengan mengatur resource cloud secara efisien, perusahaan seperti Netflix dapat menghemat biaya infrastruktur tanpa mengorbankan kualitas layanan.ย 

Bagaimana Cara Menjadi Cloud Engineer?

cara-menjadi-cloud-engineer

Berikut langkah-langkah lengkap yang bisa kamu lakukan untuk menjadi cloud engineer profesional:

1. Memahami Dasar IT, Sistem Operasi, dan Jaringan

Langkah paling fundamental adalah memahami dasar IT, terutama sistem operasi Linux, konsep server, dan jaringan komputer. Cloud engineer akan sering berinteraksi dengan virtual machine, konfigurasi jaringan, dan command line. Pemahaman tentang IP address, DNS, HTTP/HTTPS, firewall, dan subnet menjadi bekal utama sebelum masuk ke teknologi cloud yang lebih lanjut.

2. Mempelajari Konsep Cloud Computing Secara Menyeluruh

    Sebelum langsung praktik, penting untuk memahami konsep cloud computing seperti IaaS, PaaS, dan SaaS, serta perbedaan cloud dengan sistem on-premise. Kamu juga perlu memahami konsep region, availability zone, scalability, high availability, dan fault tolerance karena konsep ini menjadi inti dari arsitektur cloud.

    3. Fokus Menguasai Satu Platform Cloud

      Untuk pemula, kamu sebaiknya fokus pada satu cloud provider terlebih dahulu, sepertiย  Biznet Gio Cloud, AWS, Google Cloud, atau Microsoft Azure. Pelajari layanan inti seperti compute, storage, database, dan networking. Pendekatan ini membantumu memahami ekosistem cloud secara mendalam tanpa merasa kewalahan.

      4. Perbanyak Praktik dan Hands-on Experience

        Salah satu cara menjadi cloud engineer yang paling efektif adalah dengan banyak melakukan praktik langsung. Gunakan free tier dari cloud provider untuk mencoba deploy aplikasi, membuatvirtual machine, mengatur jaringan, serta mengelola storage. Dari praktik ini, kamu akan memahami bagaimana penerapan teori ini di dunia nyata.

        5. Menguasai Automasi dan Infrastructure as Code

        Cloud engineer modern dituntut untuk bekerja secara efisien dan terotomasi. Pelajari Infrastructure as Code (IaC) menggunakan tools seperti Terraform atau CloudFormation untuk mengelola infrastruktur secara konsisten, terukur, dan mudah direplikasi.

        6. Memahami Container, CI/CD, dan DevOps Dasar

        Teknologi container seperti Docker dan orkestrasi Kubernetes menjadi bagian penting dalam ekosistem cloud. Selain itu, pahami konsep CI/CD untuk membantu proses deployment aplikasi berjalan lebih cepat dan stabil. Walaupun tidak selalu berperan sebagai DevOps, cloud engineer perlu memahami alur kerja ini.

        7. Mempelajari Keamanan Cloud dan Best Practice

        Keamanan adalah aspek krusial dalam cloud computing. Pelajari Identity and Access Management (IAM), enkripsi data, pengaturan akses, serta praktik keamanan terbaik agar infrastruktur cloud tetap aman dan sesuai standar industri.

        8. Membangun Portofolio Proyek Cloud

        Untuk membuktikan kemampuan, bangun proyek-proyek nyata seperti membuat web application scalable, menerapkan auto-scaling, monitoring, dan backup system. Dokumentasikan proyek tersebut dalam bentuk artikel, GitHub, atau studi kasus agar mudah dipahami oleh recruiter.

        9. Terus Belajar dan Ikuti Perkembangan Teknologi

        Teknologi cloud terus berkembang dengan cepat. Oleh karena itu, cloud engineer perlu memiliki mindset belajar berkelanjutan dengan mengikuti dokumentasi resmi, blog teknologi, webinar, dan komunitas cloud agar tetap relevan di industri.

        10. Mulai Apply Kerja dan Bangun Karier

        Setelah memiliki bekal pengetahuan, pengalaman praktik, dan portofolio, langkah terakhir untuk menjadi cloud engineer adalah mulai melamar pekerjaan. Siapkan CV yang menonjolkan skill cloud, tools yang dikuasai, serta proyek-proyek cloud yang pernah kamu kerjakan. Sertakan juga link portofolio atau GitHub untuk memperkuat profilmu di mata recruiter.

        Apa Tips untuk Pemula yang Ingin Menjadi Cloud Engineer?

        cara-menjadi-cloud-engineer

        Berikut beberapa tips yang bisa membantu pemula memulai jadi cloud engineer:

        1. Mulai dari Konsep Dasar

        Banyak pemula tergoda langsung belajar tools canggih tanpa memahami dasarnya. Padahal, memahami konsep seperti networking, sistem operasi, dan arsitektur cloud akan sangat memudahkan kamu saat menghadapi masalah di dunia nyata.

        2. Fokus pada Satu Cloud Provider Terlebih Dahulu

        Agar tidak kewalahan, pilih satu platform cloud seperti Biznet Gio Cloud untuk dipelajari lebih dalam. Setelah memahami satu platform, berpindah ke platform lain akan jauh lebih mudah.

        3. Perbanyak Praktik daripada Teori

        Cloud engineering adalah bidang yang sangat praktikal. Manfaatkan free tier untuk mencoba deploy aplikasi, mengatur server, dan bereksperimen dengan berbagai layanan cloud agar pemahamanmu semakin kuat.

        4. Biasakan Membaca Dokumentasi Resmi

        Dokumentasi resmi cloud provider adalah sumber belajar terbaik. Meskipun terlihat teknis, kebiasaan membaca dokumentasi akan melatih cara berpikir sistematis seperti cloud engineer profesional.

        5. Bangun Project

        Mulai dari project sederhana seperti hosting website statis, lalu naik ke proyek yang lebih kompleks seperti auto-scaling atau monitoring. Proyek kecil yang konsisten lebih baik daripada proyek besar yang tidak selesai.

        6. Gabung Komunitas

        Bergabung dengan komunitas cloud engineer bisa membantumu mendapatkan insight, solusi masalah, serta motivasi. Banyak pembelajaran praktis justru datang dari diskusi dengan sesama learner.

        Mengapa Infrastruktur Cloud Sangat Penting bagi Cloud Engineer

        cara-menjadi-cloud-engineer

        Infrastruktur cloud merupakan fondasi utama dalam pekerjaan cloud engineer. Seluruh proses seperti deployment aplikasi, pengelolaan server, monitoring sistem, hingga pengamanan data sangat bergantung pada lingkungan cloud yang stabil dan andal. Tanpa infrastruktur cloud yang memadai, cloud engineer akan kesulitan mengelola sistem secara efisien dan scalable.

        Di Indonesia sendiri, tersedia penyedia layanan cloud dan VPS lokal yang dapat digunakan oleh cloud engineer, yaitu Biznet Gio Cloud. Layanan ini menyediakan lingkungan server berbasis cloud yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengelolaan aplikasi dan infrastruktur modern, baik untuk kebutuhan pembelajaran, pengembangan, maupun operasional bisnis. Dengan menggunakan layanan cloud lokal, cloud engineer juga dapat memperoleh keuntungan dari dukungan teknis yang relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia, serta kemudahan akses terhadap layanan cloud.

        Kesimpulan

        cara-menjadi-cloud-engineer

        Cloud engineer merupakan salah satu profesi IT yang semakin dibutuhkan seiring pesatnya adopsi teknologi cloud di berbagai sektor industri. Dengan tanggung jawab yang mencakup perancangan arsitektur, pengelolaan infrastruktur, keamanan sistem, hingga optimasi performa, cloud engineer memegang peran penting dalam memastikan layanan digital berjalan stabil dan scalable. Melalui pemahaman konsep dasar, praktik langsung, penguasaan tools, serta pengembangan portofolio yang tepat, siapa pun memiliki peluang untuk memulai dan mengembangkan karier sebagai cloud engineer.

        Di sisi lain, ketersediaan infrastruktur cloud yang andal juga menjadi faktor pendukung keberhasilan seorang cloud engineer. Di Indonesia, kehadiran layanan cloud dan VPS lokal seperti Biznet Gio Cloud dapat dimanfaatkan sebagai lingkungan server untuk belajar, mengembangkan aplikasi, hingga mengelola infrastruktur modern. Dengan memanfaatkan sumber daya cloud yang tepat serta terus meningkatkan skill secara berkelanjutan, perjalanan menjadi cloud engineer profesional dapat ditempuh dengan lebih efektif dan terarah.

        Yuk, Belajar Cloud Engineer Bersama Ahlinya!ย ย ย ย ย ย ย 

        Jika kamu ingin mulai belajar cloud engineer secara terarah dan praktis, kelas Cloud Engineering di Digital Skola bisa menjadi pilihan yang tepat. Di kelas ini, kamu akan belajar cloud engineering secara live dan interaktif bersama tutor berpengalaman, sehingga tidak hanya memahami teori tetapi juga langsung mempraktikkannya. 

        Selama pembelajaran, kamu akan mengerjakan 3 mini projects dan 1 final project end-to-end yang dirancang untuk mensimulasikan kebutuhan industri nyata. Melalui pengalaman tersebut, kamu akan memiliki portfolio cloud yang siap ditampilkan kepada recruiter dan dapat meningkatkan peluang kariermu di dunia cloud computing!


        Butuh hosting yang gak nyusahin? Hemat, unlimited, dan CS responsive 24/7