Mengenal Apa itu Cron Job, Command Linux untuk Task Scheduler


Dalam mengelola sebuah server biasanya terdapat beberapa kesamaan task yang dilakukan berulang-ulang. Tentunya melakukan tugas yang sama tersebut bisa memunculkan kebosanan dan kealpaan. Karena itu, jika seandainya kamu sebagai administrator sistem terdapat beberapa tools yang bisa kamu gunakan untuk melakukan tugas terjadwal, salah satunya adalah cron job.

Pada artikel kali ini kita akan menggali lebih dalam mengenai cron job ini. Mengenal apa itu cron job dan bagaimana cara menggunakannya.

Apa itu Cron Job

Cron job merupakan salah satu command line yang bekerja untuk mengeksekusi tugas terjadwal secara otomatis. Command yang lebih dikenal sebagai cron ini bekerja pada sistem operasi berbasis keluarga UNIX seperti Linux atau ubuntu. Cron dapat digunakan untuk menjalankan beberapa task secara berkala baik itu setiap beberapa menit, jam, hari atau tanggal pada interval yang tetap.

Perintah cron biasanya mengotomatiskan maintenance atau administrasi sistem pada server, misalnya untuk tujuan yang umum, seperti mengunduh file dari Internet dan mengunduh email secara berkala. Sesuai fungsinya, cron sangat cocok digunakan untuk task yang berulang.

Cron umumnya digunakan untuk menjalankan backup, memantau ruang disk, menghapus file (misalnya file log) yang tidak lagi diperlukan, serta menjalankan maintenance sistem secara berkala berdasarkan satuan waktu tetap yang diatur oleh administrator.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menggunakan Cron Job

Sebelum menggunakan cron job terdapat beberapa hal yang harus kamu perhatikan karena cron job mungkin akan mempengaruhi beberapa hal pada server.

  • Jika terlalu banyak menjalankan atau menjadwalkan cron job untuk melakukan tugas maka kemungkinan bisa mempengaruhi performa server secara signifikan.
  • Harus memiliki pengetahuan dasar tentang Linux. Hal ini disebabkan karena yang dieksekusi melalui command cron adalah script yang telah kamu buat atau kamu atur sebelumnya, jika kamu tidak mengetahui tentang script dan command maka tentu kamu kamu akan kesulitan dalam mengatur cron job.
  • Memahami sintaks interval waktu untuk mengeksekusi cron job. Interval waktu pada cron job sedikit membingungkan karena menggunakan kombinasi waktu berupa angka dan kode yang bisa sulit untuk diingat, karena itu menggunakan sintaks generator ataupun control panel seperti cPanel atau Plesk bisa membuat proses ini lebih mudah.

Cara Menggunakan Cron Job

Cron job merupakan salah satu tools advanced bagi kamu yang sudah memahami seluk beluk Linux dan perintah Linux, jika belum mungkin kamu akan kesulitan memahami tentang cara menggunakan cron job. Untuk bisa menggunakan cron job ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu elemen-elemen dari cron job, berikut adalah beberapa elemen cron job:

  • Script: Ini merupakan script yang ingin dijadwalkan atau dipanggil, untuk menggunakan script ini kamu bisa membuatnya terlebih dahulu, kemudian ingat lokasi direktori dimana script disimpan.
  • Command: Merupakan perintah yang ingin dieksekusi secara berulang, agar lebih mudah mengatur sintaks waktu untuk mengeksekusi perintah bisa menggunakan cPanel atau Plesk.
  • Output: Merupakan hasil yang didapatkan dari menjalankan perintah berdasarkan script yang digunakan. Cron job biasanya digunakan untuk memodifikasi file atau database. Selain itu, cron juga bisa melakukan tugas yang tidak mengubah data di server, seperti mengirimkan notifikasi email.

Setelah mengetahui elemen-elemen dari cron job, berikut ini adalah cara untuk menggunakan cron job. Pada kesempatan kali ini kita akan mencontohkan bagaimana cara menggunakan cron job menggunakan control panel hosting khususnya yang tersedia pada layanan Biznet Gio yaitu Plesk dan cPanel.

Alasan kenapa menggunakan control panel hosting seperti cPanel dan Plesk untuk melakukan cron job adalah karena cron pada control panel bisa lebih mudah untuk mengeksekusi tugas, karena sintaks yang digunakan untuk mengatur waktu untuk mengeksekusi tugas terjadwal dapat di-generate dengan mudah alih-alih menulis timestamp secara manual. Selain itu secara tampilan, yang seharusnya menggunakan command line interface (CLI), control panel yang menggunakan graphical user interface (GUI), kita bisa lebih mudah untuk mengelola daftar cron job yang akan dieksekusi ataupun dinonaktifkan.

1. cPanel

Pada cPanel kamu bisa menggunakan cron job dengan menggunakan fitur cron job built-in pada cPanel. Dengan menggunakan fitur ini kamu bisa dengan mudah menambahkan task cron job baru, mengatur sintaks waktu, dan menonaktifkan task. Untuk bisa mengatur cron job pada cPanel, kamu bisa mengikuti tutorial berikut

  • Login ke cPanel menggunakan kredensial yang dimiliki .
  • Melalui dashboard cPanel pergi ke menu Advanced, pada sub menu-nya kamu akan menemukan menu cron job.
  • Selanjutnya masukan email, dimana email tersebut akan menerima output notifikasi mengenai tugas yang dieksekusi. Email tersebut juga akan memberikan informasi apakah tugas berhasil atau gagal dieksekusi. Setelah memasukkan email pada kotak yang tersedia, klik Update Email.
  • Selanjutnya masuk ke sintaks interval untuk mengatur waktu yang diinginkan agar task bisa dieksekusi. Melalui menu Add New Cron Job kamu bisa mengatur waktu yang diinginkan sekaligus mengatur script apa yang ingin dieksekusi melalui sub box Command.
  • Setelah mengatur cron job sesuai yang diinginkan klik Add New Cron Job, dan tugas akan dieksekusi seusai jadwal yang diinginkan.
  • Untuk lebih detailnya kamu bisa mengikuti tutorial berikut: Cara Menggunakan Cronjob di NEO Web Hosting.

Baca juga: Apa itu cPanel? Pengertian serta Fungsi cPanel


2. Plesk

Pada Plesk, cron job dapat dilakukan dengan cara yang bisa dikatakan lebih mudah karena tampilan GUI nya lebih sederhana. Pada Plesk nama fitur cron job ini bernama Schedule a Task (Cron jobs). Untuk cara menambahkan cron job ke Plesk, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Login ke Plesk dengan kredensial yang dimiliki.
  • Pergi ke menu bar Tools & Setting di sebelah kanan.
  • Pada menu Tools & Setting cari Tools & Resources kemudian cari Schedule a Task (Cron jobs) pada sub menu yang tersedia.
  • Kemudian klik menu Add Task untuk menambahkan task baru.
  • Kemudian kamu bisa memilih task yang ingin dijalankan, terdapat tiga task yang bisa diatur yaitu menjalankan command, fetch URL, dan menjalankan script PHP.
  • Setelah itu atur command, interval waktu yang diinginkan, serta apakah akan diberikan notifikasi atau tidak jika cron job selesai dieksekusi.

Baca juga: Plesk, Apa Fungsi dan Kelebihannya?


Dapatkan Control Panel melalui Layanan Hosting Biznet Gio

Sekian cara untuk menggunakan cron job menggunakan cPanel dan Plesk. Untuk bisa memiliki cPanel dan Plesk kamu bisa membeli lisensi-nya melalui Portal Biznet Gio. Selain itu, kamu bisa juga mendapatkan kedua control panel tersebut dengan berlangganan layanan hosting dari Biznet Gio yaitu NEO Web Hosting dan NEO Dedicated Hosting. NEO Dedicated Hosting merupakan layanan hosting premium dengan sumber daya RAM dan CPU terdedikasi dan siap tampung traffic tinggi ini dilengkapi dengan control panel Plesk, sedangkan NEO Web Hosting adalah layanan hosting serba free dan unlimited dengan jaringan anti lelet, gratis domain,  dan dilengkapi dengan control panel cPanel.

Kedua control panel ini dapat mempermudah pengelolaan website dan server cukup dengan beberapa klik. NEO Web Hosting dan NEO Dedicated Hosting dilengkapi fasilitas  WordPress Toolkit, bandwidth unlimited up to 10 Gbps tanpa kuota, dan gratis SSL. Dapatkan NEO Dedicated Hosting mulai dari Rp180 ribuan per bulan dan NEO Web Hosting dengan harga mulai dari Rp20 ribuan per bulan. Dapatkan kedua layanan hosting dari Biznet Gio ini melalui Portal Biznet Gio. Untuk informasi lebih lanjut hubungi kami via live chat atau email ke sales@biznetgio.com.

The Best Solution for Your Business Needs

Start Now