Tahu cara cek versi WordPress bakal bantu kamu untuk tahu kondisi website saat ini. Dari situ, banyak yang bisa kamu ketahui seperti stabilitas, kompatibilitas, hingga keamanan dari website.
Plugin baru sering butuh versi tertentu, lalu tema modern juga mengikuti update core.
Kalau kamu pakai versi lama, risiko bug dan celah keamanan akan meningkat. Selain itu, performa juga bisa tertahan karena banyak optimasi hanya hadir di versi terbaru.
Makanya, kamu perlu rutin cek versi WordPress. Ingin tahu seperti apa cara cek versi WordPress? Cek di sini!
Cara Cek Versi WordPress Paling Praktis
Sebenarnya, ada banyak cara yang bisa kamu gunakan. Mari kita bedah satu per satu di sini:
1. Cek dari Dashboard (Cara Paling Cepat)
Kalau kamu punya akses login, ini cara paling efisien karena semua informasi tampil langsung dari sistem utama. Kamu tidak perlu alat tambahan, jadi prosesnya lebih ringkas dan minim risiko salah baca data.
Masuk ke /wp-admin, lalu lihat panel utama dashboard. WordPress biasanya menampilkan versi aktif pada bagian ringkasan.
Selain itu, kamu bisa scroll ke bagian footer admin. Informasi versi sering muncul di sana tanpa perlu klik menu tambahan.
Cara ini cocok saat kamu butuh validasi cepat sebelum update plugin atau tema. Yang perlu kamu lakukan adalah:
- Login ke /wp-admin
- Perhatikan bagian โAt a Glanceโ
- Scroll ke footer admin untuk konfirmasi versi
- Cek notifikasi update jika tersedia
Data dari dashboard selalu real-time, jadi kamu bisa langsung percaya tanpa perlu verifikasi tambahan.
2. Cek dari Halaman โAbout WordPressโ
Cek versi WordPress juga bisa kamu lakukan dengan lihat bagian โAbout WordPress. Cara ini masih sederhana, tapi memberi informasi tambahan soal perubahan versi.
Klik logo WordPress di kiri atas, lalu pilih menu tersebut. Halaman ini menampilkan versi aktif sekaligus highlight fitur terbaru.
Jadi kamu tidak hanya tahu angka versi, tapi juga tahu apa yang berubah. Ini penting saat kamu mengelola banyak website sekaligus.
Selain itu, kamu bisa memahami apakah update terakhir berdampak ke performa atau fitur tertentu.
Adapun langkah-langkah cek versi WordPress dengan cara ini yakni:
- Login ke dashboard
- Klik logo WordPress di kiri atas
- Pilih menu โAbout WordPressโ
- Baca versi dan changelog singkat
Cara ini membantu saat kamu audit website, lalu kamu bisa mencocokkan versi dengan kebutuhan plugin yang terpasang.
3. Cek Lewat Source Code Website
Cara cek versi WordPress lainnya bisa melalui source code website. Ini cocok kamu gunakan kalau tidak punya akses login.
Cara ini sering dipakai saat analisis kompetitor atau audit awal website klien.
Buka halaman website target, lalu tampilkan source code lewat browser. Setelah itu, kamu cari meta tag generator.
Biasanya WordPress menyisipkan informasi versi pada bagian tersebut, jadi kamu bisa menemukannya dengan cepat.
Namun, banyak developer sengaja menyembunyikan informasi ini demi alasan keamanan. Jadi hasilnya tidak selalu tersedia. Berikut ini langkah-langkahnya:
- Buka website target
- Klik kanan lalu pilih โView Page Sourceโ
- Tekan Ctrl + F
- Cari kata โgeneratorโ
- Temukan tag versi WordPress
Kalau kamu tidak menemukan data, itu bukan kesalahan. Biasanya developer sudah menghapus jejak versi untuk mengurangi potensi eksploitasi.
4. Cek dari File version.php
Kalau kamu punya akses server, kamu bisa cek versi langsung dari file core. Cara ini paling presisi karena kamu membaca data langsung dari sistem WordPress.
Masuk ke file manager atau FTP, lalu buka folder instalasi WordPress. Setelah itu, cari file version.php pada direktori wp-includes.
File ini menyimpan variabel versi utama, jadi kamu tidak perlu menebak atau bergantung pada tampilan frontend.
Metode ini sering dipakai developer saat debugging atau saat dashboard tidak bisa diakses. Ini langkahnya:
- Login ke cPanel, FTP, atau SSH
- Masuk ke folder wp-includes
- Buka file version.php
- Cari variabel $wp_version
- Catat angka versi yang muncul
Karena kamu membaca langsung dari core, hasilnya selalu akurat. Selain itu, metode ini tetap bekerja meski sistem admin mengalami error.
Cara Cek Versi WordPress Mana yang Lebih Baik?
Empat cara ini punya konteks masing-masing, jadi kamu bisa pilih sesuai kondisi. Kalau kamu punya akses login, dashboard sudah cukup. Kalau kamu butuh validasi teknis, file core jadi pilihan paling aman.
Yang sering terjadi, orang fokus update plugin, lalu lupa cek versi WordPress. Padahal core adalah fondasi utama. Kalau fondasi tertinggal, seluruh sistem bisa ikut bermasalah.
Jadi mulai sekarang, biasakan cek versi sebelum update apa pun. Langkah kecil ini bisa menghindari banyak masalah teknis di kemudian hari.
Sudah Tahu Versi WordPress yang Kamu Gunakan? Saatnya Bangun Website Tanpa Setup Ribet!
Kamu sudah tahu versi WordPress yang kamu pakai, lalu biasanya masalah berikutnya muncul saat setup ulang, deploy, atau scaling. Biasanya, di sini banyak orang mulai buang waktu karena urusan teknis.
Untungnya ada Biznet Gio yang punya AI Website Builder yang langsung bantu kamu bikin website berbasis WordPress tanpa setup manual.
Sistem ini pakai container dengan 1 vCPU, 1 GB RAM, storage 5 GB, lalu sudah termasuk database terpisah.
Kamu tinggal drag and drop, AI bantu generate konten, lalu website langsung siap online dengan performa stabil berbasis Kubernetes.Kalau kamu butuh versi lebih simpel, ada juga Website Builder standar. Fiturnya tetap kuat, mulai dari domain, SSL, auto scaling, sampai uptime 24/7. Semua sudah siap pakai, jadi kamu bisa fokus ke konten tanpa pusing urusan teknis.
Table of Contents




